Friday, June 15, 2012

Books: What I Talk About When I Talk About Running

WHAT I TALK ABOUT WHEN I TALK ABOUT RUNNING
Berbeda dengan buku fiksi Murakami yang lainnya, buku ini merupakan catatan kehidupan nyata milik Murakami tentang ketertarikannya dengan lari dan pengalamannya dia selama menerjuni dunia tersebut.

Saat membeli buku ini saya tidak ekspektasi apapun, saya hanya pergi ke toko buku, melihat sekilas pilihan yang ada, kemudian memilih buku ini. Tapi setelah saya baca sekitar 50 halaman pertama, saya amazed. Yang sangat saya sukai dari buku ini adalah kecocokan cara pandang saya dan Murakami terhadap orang lain maupun dirinya sendiri. Baru pertama kalinya saya merasa sangat terhubung dengan penulis dan membuat saya berpikir kalau saya tidak sendiri karena punya pemikiran seperti ini atau itu. 

1. “When I'm running I don't have to talk to anybody and don't have to listen to anybody. This is a part of my day I can't do without” 

2. “I’m the kind of person who likes to be by himself. To put a finer point on it, I’m the type of person who doesn’t find it painful to be alone. I find spending an hour or two every day running alone, not speaking to anyone, as well as four or five hours aloneat my desk, to be neither difficult nor boring. I’ve had this tendency ever since I was young, when, given a choice, I much preferred reading books on my own or concentrating on listening to music over being with someone else. I could always think of things to do by myself”

3. "At least that’s why I’ve put in the effort day after day: to raise my own level. I’m no great runner, by any means. I’m at an ordinary – or perhaps more like mediocre – level. But that’s not the point. The point is whether or not I improved over yesterday"

4. “I don't think most people would like my personality. There might be a few--very few, I would imagine--who are impressed by it, but only rarely would anyone like it. Who in the world could possibly have warm feelings, or something like them, for a person who doesn't compromise, who instead, whenever a problem crops up, locks himself away alone in a closet?"

5. “Maybe the only thing I can definitely say about is this: That’s life. Maybe the only thing we can do is accept it, without really knowing what’s going on”

6. “In real life things don’t go so smoothly. At certain points in our lives, when we really need a clear-cut solution, the person who knocks at our door is, more likely than not, a messenger bearing bad news” 


7. “I never could stand being forced to do something I didn't want to do at a time I didn't want to do it. Whenever I was able to do something I liked to do, though, when I wanted to do it, and the way I wanted to do it, I'd give it everything I had”

Hello From The Busy sunday-market

Ini bukan yang pertama kali saya punya atau menulis di blog. Justru ini sudah menjadi lebih dari yang kelima kalinya. Tapi dalam waktu kurang lebih 5 tahun terakhir pasti saya selalu menginginkan sesuatu yang baru, yang berbeda dari sebelumnya, yang lebih baik dan yang lebih cocok dengan current interest saya, namun setiap menginginkan sesuatu yang baru saya berpikir bahwa saya harus menghapus/menonaktifkan blog saya dan membuat yang baru, yang pada akhirnya saya terfokus pada hal tersebut ketimbang menjadi penulis aktif di blog saya. Saya baru sadar bahwa menjadi blogger bukanlah sesuatu yang mudah, at least untuk saya, butuh commitment dan tidak perlu berusaha terlalu keras untuk menjadi sempurna. Lepas dari itu, blog ini adalah ruang untuk mengarsipkan hal hal yang saya enjoy. Selamat membaca! -Asti