Friday, September 30, 2016

Thoughts: Funny How Universe Works

Kemarin saya mengupload foto ke instagram dan bercerita tentang hal yang sama, hanya di blog ini akan lebih panjang mungkin ya ceritanya...

Funny how universe works. 
Saat saya buka notebook yang sudah lama ga tersentuh karena masih di dalam kardus pindahan, saya kaget. Kaget karena sewaktu baca-baca tulisannya, ternyata banyak hal yang tertulis di buku itu yang secara ga sadar sudah kejadian atau tercapai.
Salah satunya adalah tulisan di tanggal '13 Agustus 2015' yan isinya beberapa nama perempuan di mana salah satu nama tersebut adalah 'Aluna'. Memang dulu hanya sekedar tulisan sambil mimpi mimpi sedikit kalau suatu hari punya anak perempuan dan mau memilih nama. Tapi siapa sangka, satu tahun kemudian tepat pada tanggal '13 Agustus 2016', benar benar terlahir anak perempuan dengan nama 'Aluna'.

Di samping itu saya juga menuliskan kalau saya ingin tinggal di Surabaya (dan sederet kota kota di dalam/luar negeri yang pingin saya kunjungi-- haha kalo ini sih ngarep ya!) bersama keluarga kecil yang sehat dan bahagia. Well.. Look where I am now. I am now living in Surabaya with my healthy and happy little family.

Funny how universe works...
Beberapa waktu lalu suami saya menemukan buku catatan yang saya kasih sewaktu dia masih baru-baru lulus dari Akademi Angkatan Laut tahun 2013. Sebelum saya kasih ke suami saya, sebelumnya saya banyak menulis di buku itu tentang luapan kebahagian dia telah lulus, tulisan doa, harapan dan juga sedikit catatan pengingat untuknya di saat dia merasa down. Setelah saya kasih ke suami saya, saya nggak pernah minta atau utak atik lagi. Saya bahkan tidak tahu bahwa buku itu dijadikan buku catatan oleh suami saya untuk menulis catatan pelajaran dan juga tempat menulis harapan dan keinginannya. Oh call us too cheesy, but we do believe in hopes :)

Sama seperti saya, setelah beberapa waktu, buku itu tidak lagi digunakan oleh suami saya alias 'terkubur' gitu aja hehe. Entah bagaimana ceritanya, suami saya tiba-tiba menemukan buku itu kembali dan saat membukanya kembali, suami saya juga kaget dengan isi-isinya. Suami saya memperlihatkan kepada saya tentang tulisan di dalam buku itu, yang di mana isinya berupa keinginan dan harapannya. Hal itu dimulai dari harapan tentang kehidupan pribadinya dengan saya sampai kehidupan pekerjaannya. Lucunya, tulisan dia tentang harapannya itu hampir sudah tercapai semua... 

Yang saya sadari adalah, mungkin apa yang saya atau suami saya tulis itu adalah hal-hal yang kita yakini. Mungkin saat itu sewaktu saya menulis, saya tidak secara langsung berdoa untuk punya anak perempuan dan tinggal di Surabaya, tapi mungkin sewaktu saya menulis itu jauh di dalam hati saya (sadar atau tidak), jiwa saya meyakini bahwa suatu saat saya akan mempunyai anak perempuan dan tinggal di Surabaya.

Saya berpikir 'kok bisa ya?'. Mau memutar otak sampai pusing pun saya ga mengerti. Ah entahlah, andai saya paham bagaimana Tuhan dengan alamnya mengatur itu semua, kalau saya paham kan bersyukur dan bersikap optimis pun akan menjadi semudah itu.

Tapi saya percaya bahwa kuncinya adalah satu, yaitu yakin. Yakin akan hal-hal positif.
Mungkin akan tercapai dalam waktu dekat,
Mungkin akan tercapai dalam waktu yang cukup lama,

Yakin, kalau Tuhan dan alamnya mendengar doa dan harapan kita. Toh kalau tidak tercapai, dengan keyakinan yang kuat kita akan tetap menjalaninya dengan optimis dan mungkin di sana Tuhan mengingatkan kita bahwa ada hal yang lebih baik yang perlu kita yakini.

Hal itu pun membuat saya percaya bahwa if I smile through my heart to the universe, then the universe will smiles back at me and until the universe stops working, I will not stop believing.